Sebelas
pedoman ini dikenal sebagai induk dari Zayu no Mei Juichi Kajo
atau Sebelas Motto . Pedoman-pedoman ini digabung dengan Dojo-Kun
membentuk ringkasan filsafat yang dalam merupakan dasar bagi Kyokushin
Karate .
01. Seni beladiri berawal dan berakhir dengan kesopanan . Oleh
karena itu jaga kesopanan dengan baik dan sungguh-sungguh setiap
saat .
02.
Mengikuti Jalan Seni Beladiri adalah bagaikan memanjat tebing
, terus mendaki keatas tanpa mengenal lelah . Dituntut pengabdian
dan keyakinan tanpa ragu-ragu dalam melaksanakannya .
03.
Berusahalah dengan keras untuk berinisiatif dalam segala hal dan
setiap saat selalu berhati-hati terhadap tindakan-tindakan yang
berasal dari sikap permusuhan dan mementingkan diri sendiri .
04.
Peranan uang tidak dapat diabaikan termasuk bagi para ahli seni
beladiri. Walaupun demikian, seharusnya orang berhati-hati untuk
jangan sampai terikat padanya .
05.
Seni beladiri berpusat pada sikap. Berusahalah dengan keras untuk
menjaga sikap yang benar setiap saat .
06.
Jalan Seni Beladiri dimulai setelah 1.000 hari latihan dan memahirinya
setelah 10.000 hari latihan .
07.
Dalam seni beladiri, introspeksi akan menghasilkan kebijaksanaan.
Selalu merenungkan kembali segala tindakan merupakan kesempatan
untuk meningkatkan kemajuan .
08.
Sifat dan tujuan seni beladiri adalah universal . Semua sifat
mementingkan diri sendiri harus dimusnahkan melalui tempaan latihan
keras .
09.
Jalan Seni Beladiri berawal dari titik dan berakhir dalam lingkaran
. Garis-garis lurus berasal dari prinsip ini .
10.
Inti sebenarnya dari seni beladiri hanya dapat dipahami melalui
pengalaman. Dengan menyadari hal ini, belajarlah untuk tidak pernah
takut terhadap tuntutannya.
11.
Ingatlah selalu, dalam seni beladiri ganjaran dari sebuah keyakinan
dan ketulusan adalah sungguh-sungguh berlimpah-ruah .