Untitled Document







Ketika mendapat berita , bahwa shihan Nardi koma dan masuk rumah sakit , saya langsung mengontak kawan di Batu untuk mendapatkan informasi lebih jelas . Selang dua hari saya diberitahu, bahwa sudah sadar dan bisa makan. Dalam hati saya berharap dan beranggapan , bahwa masa kritis telah berlalu . Tgl. 22 September 2009 sekitar pk.20.00 , tiba-tiba saya melihat acara di TVRI yang sedang menyiarkan acara sarasehan para senior PMK-KKI di Bandungan (Jawa Tengah) beberapa waktu yang lalu .

Muncul dalam tayangan adalah acara latihan bersama dan wawancara dengan shihan Nardi . Rupanya penampakan di TV tsb merupakan penampakan terakhir , karena sekitar pk.20.59 saya menerima berita, bahwa beliau sudah wafat pada pk. 20.00 wib yang lalu .

Aneh , tapi nyata . Saya tidak tahu apa makna dari kebetulan ini . Apa dia ingin saya melihat keadaan warganya yang sebentar lagi akan ditinggalkan selama lamanya .

Sekitar akhir 1997 , ketika Pak Utomo mempertemukan saya dengan shihan Nardi di sebuah rumah makan di Surabaya , saya begitu berharap dapat bekerja sama kembali untuk membangun Kyokushin Karate di Indonesia . Dengan pengetahuan dan pengalaman saya berlatih bersama Sosai Mas Oyama selama lebih dari 10 tahun, mungkin dapat saya bagikan untuk persatuan ini . Beberapa ide dan harapan langsung dibicarakan ketika itu dan bermaksud dilanjutkan pada pertemuan yang akan datang . Tetapi sayang seribu kali sayang , apa yang ada di pikiran saya dan apa yang ada dipikiran shihan Nardi mungkin tidak sejalan sehingga tidak ada kemajuan dan bahkan belum sempat dibicarakan sama sekali. Melihat masih belum ada keterbukaan dan keseriusan untuk bersatu didalam membangun Kyokushin Karate , keinginan itu kemudian saya simpan lagi dalam hati saya . Walaupun kemudian setelah itu saya masih suka mendengar munculnya kritikan-kritikan pedas serta hal-hal negative yang ditujukan kepada saya , saya sama sekali tidak merasakan sakit hati , tersinggung , kesal , jengkel dsb.nya . Dengan berjalannya waktu serta pelajaran dan latihan yang saya peroleh selama ini , membuat saya lebih mudah memahami orang lain ; bahkan saya sangat prihatin melihat pribadi-pribadi yang masih belum dapat membebaskan diri dari kebencian , kemarahan khususnya untuk hal-hal yang sudah berlalu . Selama kita belum dapat melepaskan diri dari pikiran “ ini punyaku ” , dan terus berusaha memperebutkan dan mempertahankan sesuatu , maka selama itu hati akan dikuasai oleh perasaan-perasaan kegelisahan , kecurigaan , ketakutan . Kita tidak akan mampu menghalangi orang lain untuk tumbuh menjadi besar ; kita tidak perlu dicekam ketakutan apabila orang lain dapat tampil menjadi lebih baik dari kita ; justru kita harus bangga apabila dapat membantunya ,apalagi kalau itu adalah warga kita sendiri . Kita hanya manusia biasa yang lemah . Tuhan Yang Maha Bijaksana mempunyai rencana nya sendiri . Yang harus kita laksanakan adalah menjalankan tugas kita secara baik dan penuh tanggung jawab .

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan . Mari kita melihat kelebihan shihan Nardi dan melupakan kekurangannya . Bagaimanapun juga , dia adalah orang pertama yang telah membuat saya begitu cinta dengan Kyokushin Karate . Kalau sampai hari ini diusia hampir 60 tahun saya masih terus memimpin di dunia karate ini , mungkin garis hidup saya memang sudah ada disini . Selamat jalan shihan Nardi T. Nirwanto S.A. , doa kami semua akan menyertaimu . Osu!


Untitled Document


Depan | Sejarah | Organisasi | Kegiatan

SUARA SHIHAN | Galeri | Dogi | Buku Tamu